Surat Suara Pilpres Turki/Reuters

telusur.co.id – Kendati pemilihan presiden Turki sudah resmi dimenangkan calon inkumben Tayyip Erdogan, pihak oposisi tetap menganggap kemenangan Erdogan tidak fair dan adil.

Yakni Mr Ince, dari Partai Rakyat Republik (CHP), mengatakan pemilihan itu tidak adil dari deklarasinya untuk pengumuman hasil. “Kami sekarang sepenuhnya mengadopsi rezim pemerintahan satu orang,” katanya kepada wartawan setelah pemungutan suara seperti dilansir BBC.com.

Namun, Ince yang mendapatkan 30 persen suara mengatakan dia tidak akan menggugat hasil resmi yang diungkapkan oleh penyelenggara pemilu Turki. Empat kandidat lainnya pada surat suara jatuh di bawah 10% suara.

BACA JUGA :  Dilarang Masuk Turki, Pemantau Pemilu Internasional Merasa Terhina

Badan Anadolu resmi melaporkan bahwa, dengan 99% suara dihitung, Erdogan telah memenangkan 52,54% bagian dari suara nasional, sementara kandidat partai oposisi CHP, Muharrem İnce, mencapai 30,68%.

Partai pro-Kurdi, yang dikenal sebagai HDP, mengambil 11,67% suara, melewati ambang 10% untuk memasuki parlemen untuk masa jabatan kedua berturut-turut. Ini mengencerkan mayoritas partai yang berkuasa di Erdogan, AKP, tetapi tidak mencapai jumlah yang diperlukan untuk membatalkan mayoritas itu setelah kejutan yang ditunjukkan oleh sekutu nasionalis AKP. “Ini menetapkan panggung untuk mempercepat reformasi,” wakil perdana menteri Turki, Mehmet simsek. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini