Anies Dihalangi Paspampres Saat Ingin Mendampingi Rombongan Presiden, Sabtu (17/2) di Stadion GBK, Jakarta | Foto telusur.co.id

telusur.co.id- Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan meminta, kasus pemukulan anak Menteri Pemuda dan Olharaga (menpora), Imam Nahrawi, diduga dilakukan oleh oknum suporter Persija, tunggu keterangan dari pihak berwajib.

Dia menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian melakukan proses dugaan kasus yang dilakukan oleh oknum supoter Persija itu.

“Semua tindakan hukum ada proses hukumnya,” kata Anies usai rapat paripurna di DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (2/7/18).

Sebelumnya, putra dari Imam Nahrawi itu mengalami kekerasan fisik saat menyaksikan laga Persija Jakarta Vs Persebaya Surabaya di Stadion PTIK, Selasa (26/6/18).

Dari video yang beredar, terlihat putra Imam dipukul ketika mau meninggalkan tribun penonton.

Pelakunya tampak memakai kostum Persija dan melayangkan pukulan ke bagian wajah putra Imam.

Atas insiden yang terjadi kepada anaknya itu, Imam melalui timnya langsung melaporkan kasus tersebut ke Polres Jakarta Selatan pada Jumat (29/6) dengan nomor laporan polisi LP/1143/K/VI/2018/PMJ/Restro Jaksel.[Ipk]

Bagikan Ini :