Gubernur DKI Jakarta Anies R Baswedan/Net

telusur.co.id – Setiap warga yang melakukan pelanggaran, akan ditindak bahkan diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

Demikian ditegaskan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menanggapi banyaknya pelanggaran yang dilakukan oleh gedung-gedung yang ada di Jakarta.

Anies ingin aturan dan hukum adil, tanpa pandang bulu. Ia menyampaikan, di Jakarta hanya rakyat kecil yang yang disoroti jika melakukan pelanggaran. Sedangkan para pengusaha besar luput dari penglihatan.

Lihat Sudirman-Thamrin, kata Anies, dari 80 gedung yang dilakukan inspeksi oleh pihaknya terkait sumur resapan, hanya ada satu yang mentaati aturan itu.

“Dari 80 gedung yang ikuti aturan sumur resapan hanya satu gedung. Kita menemukan gedung sedot air kedalaman di atas 200 meter,” kata Anies di kantor Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Rabu (4/7/18).

“Sering kali kota ini yang dianggap pelanggar-pelanggaran itu rakyat kecil. Ada yang jualan di pinggir jalan, diviralkan. Gedung-gedung menjulang tinggi yang sedot air luar biasa dalamnya tidak banyak yang tahu.”

Meski dua-duanya dipandang Anies sama-sama melanggar, namun kebanyakan masyarakat hanya mengetahui pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan rakyat kecil. “Kita melewatkan pelanggaran rakyat besar. Itu yang terjadi di kota ini,” kata Anies.

Oleh karenanya, Anies mengatakan, rakyat kecil dan besar yang melakukan pelanggaran harus saling koreksi,” kata dia. [ipk]

Bagikan Ini :