telusur.co.id – Kemenangan kotak kosong dalam Pemilihan Kepala Daerah serentak pekan lalu membuktikan bahwa masyarakat paham berdemokrasi.

Begitu disampaikan Direktur Perludem Titi Anggraini di Jakarta, Rabu (04/07/18).

“Itu memperlihatkan kesadaran pemilih untuk memilih calon-calon yang dipilih,” ucap Titi.

Titi menjelaskan kemenangan kotak kosong juga harus menjadi evaluasi bagi Partai politik dalam memberi dukungan calon kepala daerah.

Sebab, jika tidak dilakukan bakal berdampak besar, dan kepercayaan publik pada parpol semakin menurun.

“Sekaligus tamparan bagi parpol bahwa kekuatan partai dalam mengusung calon tidak merefleksikan aspirasi kader atau struktur partai,” ungkapnya.

“ini menjadi koreksi partai. Saat mengusung harus merefleksilan kehendak kader karena kalau kader menghendaki kepemimpinan yang diusung partai, kader akan bekerja,” ungkapnya lebih lanjut.

diketahui, Pilkada serentak pekan lalu dibeberapa daerah terdapat calon tunggal salah satunya Pilkada Wali Kota Makassar hanya diikuti pasangan calon tunggal, yakni Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi.

Pasangan ini justru kalah dengan kolom kotak kosong saat pilkada yang digelar pada Rabu, 27 Juni 2018.[far]

Bagikan Ini :