PM Malaysia Mahathir Mohammad Dan Mantan PM Najib Abd. Razak/ Foto : Net

telusur.co.id- Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohammad membantah, bila pemerintahannya menaruh dendam terhadap Najib Razak.

Hal tersebut menanggapi pernyataan putri Najib, Nooryana Najwa, yang menyebut, pemerintah Malaysia sangat dendam terhadap Ayahnya.

“Apa alasan kami sehingga harus dendam? Kami tak pernah protes sebelumnya. Semua teman saya tak diizinkan jadi teman saya,” kata Mahathir seperti dilansir dari MalayMail, Jumat (6/7/18)

Mahathir menegaskan bahwa pernyataan Nooryana, merupakan tuduhan tanpa dasar. Jika Nooryana keukeuh dengan tuduhannya, lebih baik tempuh lanjut hukum. Tujuannya, agar semua pihak tidak ada yang dirugikan atas tudingan tersebut

Terkait dengan pemblokiran rekening, Mahathir menjelaskan, jika rekening pribadi para sahabatnya juga banyak yang dibekukan. Namun, mereka tidak memprotes.

“Beberapa dari mereka juga rekening banknya dibekukan. Kami tak pernah mengeluh,” tukas dia.

Sebelumnya, Nooryana mengaku rekening bank pribadinya dibekukan setelah ia membayar uang jaminan untuk membebaskan Ayahnya dari tahanan. Pembekuan itu lantaran pemerintahan Malaysia dendam terhadap Najib.

“Apakah pemerintah begitu dendam hingga ingin menyingkirkan seluruh keluarga kami?” kata Nooryana dalam satu unggahan di grup Facebook Malaysians for Civil Liberty.[Ipk]

Bagikan Ini :