telusur.co.id – Dihentikannya pencarian korban tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di Danau Toba mendapat kritikan keras dari Wakil ketua DPR RI, Fahri Hamzah.

Dalam akun twitternya Fari menulis Bahwa pemerintah tak seharusnya menghentikan pencarian. Sebab, satu nyawa sangat berharga.

“Keputusan bukan di SAR. Saya minta presiden yang punya perasaan dikit dong..,”cuit Fahri di akun twitternya @#2019HayyaAlalFalah, Jumat (6/7/18).

Bukan hanya itu saja, Fahri juga mengkritik sikap pemerintah yang seolah berdiam diri atas penghentian pencarian korban.

“Bumi ini 75% air. Indonesia 75% air. Saban hari bicara maritim. Kita mau kuasai perairan nusantara. Begitu ada kapal tenggelam cuman 2 pekan sudah bikin monumen. Pencarian dihentikan, negara menyerah ..dan beritanya hilang…Semua pejabat hemat bicara…,” ungkapnya kembali.

Seperti diketahui, Operasi terpadu pencarian korban Kapal Motor Sinar Bangun resmi dihentikan, Selasa (03/07), karena Badan SAR Nasional menganggap upaya itu tak akan menemukan korban selamat maupun jenazah yang utuh.

Dari oprasi itu, Basarnas menyatakan sebanyak 164 penumpang belum ditemukan, 21 penumpang diselamatkan semenara tiga penumpang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.[far]

Bagikan Ini :