telusur.co.id – Partai Hanura kubu Daryatmo mengecam keras oknum kader Hanura yang melakukan tindakan premanisme terhadap fasilitas di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Jumat (6/7/18) kemarin.

Demikian disampaikan oleh kuasa hukum Partai Hanura kubu Sudding, Adi Warman, di Kawasan Slipi, Jakarta, Sabtu (7/7/18).

“Tidak ada alasan atas pertikaian antar sesama pengurus DPP Hanura yang menyebabkan kaca meja KPU pusat pecah, ” ujar Adi.

Adi menjelaskan, berdasarkan bukti yang diterimanya, oknum yang mengaku kader partai besutan Wiranto ini melakukan perusakan sarana-prasarana berupa perusakan meja dan memecahkan kaca milik KPU.

Akibat intimidasi ini, KPU menghentikan atau tidak melanjutkan verifikasi berkas SK DPC- DPC partai Hanura, lantaran ketakutan.

“Baru memasukan 25 calon anggota legislatif dan kurang lebih sisa 5 lagi, tiba-tiba ada oknum partai hanura yang melakukan pengrusakan dan mengancam petugas KPU untuk menghapus apa yang sudah masuk di Sipol,” papar dia.

Oleh sebab itu, Adi meminta agar pihak kepolisian mengusut dan menyelidiki secara tuntas aksi premanisme tersebut.

“Kalau tidak di usut tuntas, saya sangat khawatir lembaga KPU akan terus diganggu oleh oknum yang melakukan kegiatan anarkis,” tukas dia.[far]

Bagikan Ini :