telusur.co.id- Ketua DPP Partai Demorkrat, Jansen Sitindaon, membantah jika urusan logistik akan menjadi kendala jika duet Prabowo Subianto dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terealisasi.

Menurut dia, alasan minimal cost dari duet kedua tokoh militer ini, karena mahar ke partai dipastikan tidak ada. Karena gabungan Demokrat-Gerindra sudah lebih dari cukup dan telah memenuhi 20 persen Presidential Threshold (PT).

“Terkait Logistik. Kalau benar pasangan Prabowo-AHY ini kawin, pasangan ini pasti akan minimal cost. Untuk koalisi ini logistik tidak akan terlalu banyak diperlukan,” kata Jansen kepada telusur.co.id, Sabtu (7/7/18).

Alasan lainnya, popularitas kedua figur ini sudah dikenal masyarakat Indonesia. Apalagi, tidak menutup kemungkinan relawan-relawan akan bermunculan yang siap membiayai jika duet Prabowo-AHY terjadi.

“Akan muncul relawan-relawan yang secara masif membiayai dirinya sendiri. Untuk biaya saksi yang biasanya menguras logistik yang besar sekali, juga pasti akan minimal sekali di pasangan ini,” paparnya.

“Dua Partai besar bersatu dan strukturnya ada sampai tingkat Desa/Kelurahan se-Indonesia pasti akan meminimalisir logistik,” sambung Jansen mengakhiri.

Sebelumnya, Partai Amanat Nasional (PAN) menilai, duet Prabowo-AHY bakal sulit terwujud, karena terkendala urusan logistik. Apalagi, duet ini akan melawan calon presiden petahana, Joko Widodo.

“Pilpres yang akan datang tidak mudah. Karena itu, pasangan yang akan melawan petahana harus memikirkan banyak hal untuk menang. Termasuk kecukupan logistik dan finansial,” kata Wasekjen DPP PAN Saleh Partaonan Daulay.[far]

Bagikan Ini :