TGB dan Jokowi/Net

telusur.co.id – Dukungan Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang kepada Presiden Joko Widodo adalah hal yang biasa dalam dunia politik.

Demikian pendapat Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Nusa Tenggara Barat, Zamroni Aziz kepada wartawan, Sabtu (7/7/18).

Namun begitu, ia menyebut TGB orang yang cerdas dalam menentukan sikap.

“Melihat realita politik hari ini, mau tidak mau harus diakui keberhasilan pembangunan pemerintahan Jokowi,” kata Zamroni.

Ia menyatakan, selama ini perhatian dan atensi Jokowi terhadap NTB begitu luar biasa. Hal ini bisa diukur dari intensitas Presiden Jokowi mengunjungi NTB dalam berbagai even sebanyak delapan kali.

“Jika TGB menentukan pilihanya ke Jokowi hal yang wajar, karena TGB merasa Presiden Jokowi sudah berbuat banyak,” kata dia.

Menurutnya, jika ada yang punya asumsi TGB mendukung Jokowi karena ada kaitannya dengan Komisi Pemberantasan Korupsi, itu pandangan yang salah.

“KPK itu lembaga independen yang tidak boleh diintervensi oleh siapapun termasuk Presiden sekalipun.”

Sebelumnya, Gubernur NTB, TGB diperiksa penyidik KPK selama satu jam di Markas Polda NTB. TGB sendiri enggan mengungkapkan lebih detail atas perkara apa pemeriksaan terhadap dirinya itu.

“Itu proses klarifikasi, saya pikir dalam banyak hal. KPK akan melakukan klarifikasi terhadap informasi informasi atau masukan dari masyarakat,” kata TGB saat ditemui di Pendopo Gubernur Minggu (27/5/18).

“Kami merespons dengan baik. Kita commited untuk mendukung penegakkan hukum, jadi begitu ya.”

Terkait itu, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Raharjo membenarkan, penyidiknya memeriksa Gubernur Nusa Tenggara Barat itu beberapa waktu lalu.

Meski tak merinci pemeriksaan TGB atas perkara apa, namun ia memastikan perkara itu adalah perkara lama.

“Iya, itu kasus lama,” ujar Agus ketika dijumpai di rumah dinas Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, Kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan, Senin (28/5/18).[far]

Bagikan Ini :