Bambang Soesatyo/telusur.co.id

telusur.co.id – Ketua DPR, Bambang Soesatyo mendesak Kepolisian untuk turun tangan dan menyelidiki dugaan penipuan yang dilakukan perusahaan Susu Kental Manis (SKM) yang selama ini beroperasi di Indonesia.

“Saya menduga ada penipuan di balik label SKM dan meminta Polri untuk melakukan kajian mendalam mengenai hal ini bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan,” ujar Bamsoet melalui keterangan tertulis yang dikutip melalui twitternya, Sabtu.

Karenanya, Bamsoet mendorong Polri mengkaji secara mendalam motif dibalik pernyataan BPOM guna membuktikan kebenarannya, serta melakukan tindakan tegas terhadap produsen SKM.

Menurut Bamsoet, jika pernyataan BPOM_RI yang merujuk dari hasil temuannya terbukti benar, maka penipuan ini dapat dikenai pasal dalam UU Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Bamsoet juga mendorong BPOM memberikan penjelasan secara komprehensif terkait temuan susu kental manis (SKM) tidak mengandung susu bernutrisi.

“Setiap kemasan SKM yang beredar di pasaran semuanya berlabel dari BPOM, makanya harus memberikan penjelasan secara konprefensif terkait temuan ini,” katanya.

Bamsoet mengatakan hal itu merujuk pada temuan BPOM bahwa SKM tidak mengandung susu bernutrisi.

BPOM dalam temuannya juga bahwa SKM mengandung gula yang tinggi sehingga dapat menimbulkan diabetes.

Selain BPOM, Bamsoet menegaskan, agar Kemenkes melakukan kajian terhadap semua produk SKM dan berkoordinasi dengan pihak terkait.

“Jika diperlukan, seluruh SKM ditarik dari peredaran di pasaran,” anjurnya.

Terakhir, Bamsoet juga berharap YLKI segera memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya melakukan “class action” atau gugatan dalam persoalan itu. (ham)

Bagikan Ini :