Politisi PDIP Effendi Simbolon/Net

telusur.co.id – Indonesia berdiri atas dasar Bhineka Tunggal Ika, yang artinya bangsa Indonesia memiliki berbagai macam suku bangsa dan agama.

Demikian disampaikan legislator PDI Perjuangan, Effendi Simbolon, dalam acara diskusi, “Pemilu Damai Tanpa Politisasi SARA”, di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (9/7/18).

Dirinya mengatakan jika isu SARA tidaklah boleh digunakan oleh siapun.

“Jadi, siapapun orangnya tidak boleh melakukan isu SARA dalam kampanye, baik itu dalam bentuk apapun,” kata dia.

“Guru dari suatu politik di seluruh dunia melarang adanya SARA, bahkan FIFA pun melarang adanya SARA, kenapa ini dilarang? Masalah ini adalah masalah yang sangat sensitif dalam suatu hal apapun.”

Bukan hanya itu, politisasi SARA juga tidak boleh dilaksanakan dan itu juga sudah diatur dalam undang-undang.

Apabila politisasi SARA dilakukan oleh bangsa ini, maka akan mengalami kehancuran. “Isu SARA ini tidak boleh kita biarkan. Karena SARA dapat menimbulkan perpecahan bangsa,” kata dia.

“Tidak sedikit bangsa yang terpecah akibat isu SARA, dan saya harap isu SARA tidak terjadi di Indonesia. PDIP berkomitmen untuk melawan politisasi SARA.” [ipk]

Bagikan Ini :