telusur.co.id- Suryadharma Ali, terpidana kasus korupsi penyelenggaraan ibadah haji, mengaku puas dengan keterangan atau kesaksian yang diberikan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dalam sidang kasusnya.

Suryadharma berharap, keterangan JK bisa memberi pemahaman kepada masyarakat terkait penggunaan Dana Operasional Menteri (DOM).

“Apa yang telah beliau (JK) berikan keterangan pada hari ini, mudah-mudahan bisa dipahami semua pihak,” kata Suryadharma di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (11/7/18).

JK dihadirkan dalam sidang Peninjauan Kembali (PK) Suryadharma Ali, ialah untuk memberikan kesaksian yang meringankannya. Alasannya, JK mengerti tentang tugas seorang menteri. Tak hanya itu, JK juga memahami soal aturan-aturan yang berkaitan dengan penggunaan DOM.

“Pak JK adalah atasan saya. Ia mengerti apa tugas-tugas menteri,” paparnya.

Sebelumnya, Suryadharma Ali melakukan tindakan korupsi terkait penyelenggaraan ibadah haji tahun anggaran 2010-2011 dan 2012-2013 dan dalam penggunaan DOM. Akibatnya, mantan menteri agama ini di vonis enam tahun penjara di tingkat pertama. Saat di tingkat banding, hukumannya diperberat menjadi 10 tahun penjara.[far]

Bagikan Ini :