telusur.co.id- Usai mendapatkan penetapan dari pengadilan, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali melakukan pemusnahan narkotika jenis ganja dan sabu dengan berat total 12 kilogram. Pemusnahan obat terlarang itu memakai mesin inisinerator yang dimasukkan ke dalamnya.

“Hari ini kami musnahkan sesuai penetapan pengadilan,” kata Kepala BNNP Bali Brigjen Pol Putu Gede Suastawa di Bali, Jumat (13/7/18). Barang bukti yang paling banyak dimusnahkan ialah jenis ganja.

Narkotika tersebut milik tiga orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka yaitu Hardi Putra, Guruh Rakasiwi dan Albertus Novi.

BNN Bali juga memusnahkan lima paket narkotika jenis ADB Chminaca. Barang terlarang ini adalah hasil tangkapan petugas bea cukai Bandara Ngurah Rai Bali. Alasan pemusnahannya, lantaran sampai sekarang belum tahu siapa pemiliknya.

“Maka, barang bukti ini dimusnahkan agar tidak disalahgunakan,” imbuhnya.

Selain itu, BNNP Bali juga mendapatkan titipan dari Kejaksaan Negeri Klungkung berupa 24,68 gram barang bukti sabu-sabu untuk dimusnahkan.[far]

Bagikan Ini :