telusur.co.id– Pemerintah Presiden Joko Widodo sekarang ini dinilai tidak tegas dalam menyelesaikan skandal Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Mirisnya, pemerintah lebih memilih bernegosiasi dengan bank-bank yang menunggak membayar utang.

Demikian disampaikan oleh Direktur Center for Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi dalam sebuah diskusi bertajuk “Kupas Tuntas Skandal BLBI” di Jalan Warung Buncit, Mampang Prapatan, Jakarta, Jumat (13/718)

“Bukannya diberi sanksi tapi melakukan negosiasi. Artinya memang tidak ada sanksi tegas dan  niat yang kuat dari pemerintah (Jokowi) selesaikan BLBI,” ujar Uchok.

Menurut Ucok, akibat skandal BLBI ini, harusnya banyak pihak yang dijebloskan ke penjara. Namun, kenyataannya berbanding terbalik, masih banyak yang tidak tersentuh sama sekali.

“Bayangin aja. 100 pejabat BI sampai saat ini masih menghirup kebebasan. Kalau kita kena ITE galaknya minta ampun. Tapi kasus ini polisi dan jaksa kemana. Itu saja sudah kelihatan,” tutup dia.[far]

Bagikan Ini :