telusur.co.id- Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) resmi mengenakan rompi tahan kepada mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Indrus Marham.

Penahanan Idrus dilakukan, usai menjalani pemeriksaan perdananya sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1, di gedung Merah Putih, Jakarta, Jumat (31/8/18)

Idrus akan ditahan selama 20 hari. “Ditahan 20 hari pertama di rutan cabang KPK di Jalan Kuningan Persada Kavling K4,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

Semenatara itu, usai pemeriksaannya sekitar empat jam, Idrus memastikan akan menghormati proses penyidikan yang dilakukan KPK terhadap dirinya.

”Dari awal menyatakan siap mengikuti seluruh proses-proses dan tahapan-tahapan yang ada,” kata Idrus.[tp]

Bagikan Ini :