FOTO/Net

telusur.co.id- Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Andriyana menilai, sudah sepatutnya posisi Wakil Gubernur DKI Jakarta pengganti Sandiaga Salahuddin Uni diserahkan ke partainya. Sebab, selama ini PKS selalu mengalah demi terjaganya soliditas koalisi dengan Gerindra.

“Sejak pilkada DKI Jakarta kemaren dan bahkan pilpres sekarang kami sudah banyak mengalah pada Gerindra. PKS rela kader-kadernya yang nggak maju karena lebih mementingkan kesolidan koalisi, ” kata Andriyana dalam keterangannya, Kamis (16/8/18).

Namun demikian, menurut Andriayana, hendaknya partai besutan Prabowo Subianto juga mampu menunjukkan sikap yang bersahabat. Apalagi, dalam rangka menjaga kesolidan koalisi untuk Pilpres. Dimana PKS, Gerinda serta PAN dan Demokrat sudah sepakat mengusung Prabowo-Sandiaga.

BACA JUGA :  Jika Pemilu Digelar Hari Ini, Golkar Dikangkangi Gerindra

“Seharusnya dalam koalisi itu harus ada sharing power dong, jangan mau seenaknya sendiri. Saya khawatir jika sikap Gerindra seperti ini, pemenangan Prabowo-Sandi akan sangat terganggu,” tambah Andriyana.

“Sudah cukuplah saya kira, kita tidak mau mengalah terus. Apalagi dari Gerindra kabarnya seorang mantan narapidana korupsi kan bisa jadi preseden yang buruk bagi partai koalisi in ,” pungkasnya.

Sebelumnya, sejumlah nama muncul untuk menggantikan Sandiaga Salahuddin Uno sebagai Wakil Gubernur pasca Sandiaga maju sebagai cawapres.

Ada beberapa nama yang bereda diantaranya, Ketua DPD Gerindra Jakarta M. Taufik, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera dan Anggota Majelis Syuro PKS sekaligus mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.[far]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini