Waketum Partai Gerindra, Arief Poyuono/Net

telusur.co.id – Imbauan yang disampaikan Presiden Joko Widodo kepada relawannya agar tidak takut bila diajak berantem, menunjukan jika Jokowi sebagai calon petahana mulai panik akan mengalami kekalahan di Pilpres 2019.

Demikian pendapat Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Arief Poyuono kepada wartawan, Minggu (5/8/18).

Selain itu, menurut Arief, apa yang disampaikan Jokowi menunjukan jika dirinya mulai tidak percaya sama relawannya sendiri.

“Imbauan kepada relawannya untuk siap berantem menunjukan kalau Joko Widodo sudah panik banget!” kata Arief.

Namun, kata dia, hal itu tidak akan dilakukan oleh relawan pendukung Prabowo Subianto. Sebab, sejak awal Prabowo sudah siap dengan relawan-relawan cerdas dan santun.

BACA JUGA :  Rakyat Tidak Puas Sama Jokowi, Alasan Kelima Yang Gak Nyangka

“Kalau kami sejak awal sudah siap dengan relawan-relawan yang nggak perlu disuruh berantem. Karena relawan kami itu cerdas-cerdas dan santun sih!” kata dia.

Diketahui Jokowi mengatakan agar pendukungnya tak takut bila diajak berlakahi. “Jangan bangun permusuhan, jangan membangun ujaran kebencian, jangan membangun fitnah fitnah, tidak usah suka mencela, tidak usah suka menjelekkan orang. Tapi, kalau diajak berantem juga berani,” kata Jokowi.

Mendengar Jokowi mengatakan demikian, banyak relawan yang langsung bersorak-sorai dan berteriak. Kehebohan itu berlangsung cukup lama, sampai-sampai Jokowi sempat diam kurang lebih selama 15 detik.

BACA JUGA :  Prabowo Singgung Rusaknya Sistem Demokrasi Indonesia Hingga Difitnah Sebagai Pendukung ISIS

“Tapi jangan ngajak (berantem) loh. Saya bilang tadi, tolong digarisbawahi. Jangan ngajak. Kalau diajak, tidak boleh takut,” kata Jokowi. [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini