telusur.co.id – Kendati kondisi keuangan sedang sulit, pemerintah melalui Kementerian Keuangan akan menaikan anggaran untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Adanya kenaikan anggaran pemilu diungkapkan secara langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers RAPBN 2019 di JCC, Jakarta, Kamis (16/8).

Kata dia, jika 2014 anggaran sebesar Rp 24,1 triliun, di 2019 pemerintah menaikan anggaran sebesar Rp 24,8 triliun.  “Kita mengalokasikan anggaran Rp 24,8 triliun untuk pemilu tahun depan,” ujarnya.

Anggaran yang sudah disiapkan, menurut Sri Mulyani, sudah termasuk untuk membiayai anggaran persiapan yang dilakukan tahun ini.

BACA JUGA :  Bawaslu Panggil Luhut Pandjaitan dan Sri Mulyani

Lebih lanjut dia membeberkan anggaran pemilu, selain itu juga disalurkan kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sebagai pengawas. Lalu juga MPR, DPD dan DPR yang melakukan sidang lima tahunan, pelantikan dan akomodasi anggota baru.

Mahkamah Konstitusi (MK) juga akan menerima sebagai penanganan perselisihan pemilu, Kementerian Pertahan dan Polri juga sebagai pengamanan Pemilu serta Kemenkominfo, RRI dan TVRI sebagai pihak yang melakukan sosialisasi pemilu.

“Alokasi anggaran yang signifikan juga ditujukan untuk bidang pertahanan dan keamanan, guna menjaga kelancaran pesta demokrasi, keamanan pelaksanaan program pembangunan, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tandasnya. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini