telusur.co.id – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani meminta Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak sembarangan bicara terkait belum diisinya Ketua Tim Pemenangan Koalisi pengusung Jokowi- Maruf Amin.

Menurut dia, sebagai politisi berlatar belakang Islam Mardani tidak bisa seenaknya mengatakan tim Jokowi-Maruf ber IQ 80 hanya karena belum menentukan Ketua Tim pemenangan.

“Pak Mardani itu kan berasal dari partai Islam. Jadi mestinya hindarkan lah dari rujukan atau istilah yang secara pribadi menyakiti,” ujarnya di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/8/18).

BACA JUGA :  Cawapres Prabowo Dari PKS, Gerindra: Insyaallah

Dijelaskan anggota Komisi III DPR, belum terisinya ketua tim pemenangan lantaran seluruh partai koalisi menyerahkan sepenuhnya pada Jokowi-Ma’ruf Amin menentukan pilihan siapa yang bakal menjabat sebagai ketua tim, sehingga parpol koalisi tak akan masuk ke dalam pembahasan nama ketua tim pemenanga.

“Kita serahkan siapapun yang akan dipilih monggo pak Jokowi. Itu hak dari capres dan cawapres,” ungkap Arsul.

Sebelumnya, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyebut Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf aneh karena belum memiliki ketua.

Anggota DPR ini juga menyindir bahwa intelligence quotient atau kecerdasan intelektual (IQ) dari pribadi masing-masing anggota TKN.[far]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini