foto|net

telusur.co.id – Kanselir Angela Merkel dan Presiden Vladimir Putin akan melakukan pertemuan guna membahas masalah perang di Suriah, konflik di timur Ukraina dan pipa yang disengketakan untuk membawa gas Rusia ke Jerman

“Anda bisa mengharapkan pembicaraan untuk fokus pada hubungan bilateral, dan tentu saja masalah konflik Suriah serta situasi di Ukraina timur dan energi,” kata pejabat Jerman, Steffen Seibert, Senin.

Jerman menginginkan Rusia untuk menyelesaikan gencatan senjata di Suriah dengan Amerika Serikat serta untuk menyelesaikan konflik di timur Ukraina, di mana Kremlin mendukung separatis melawan pasukan pemerintah Ukraina.

Hubungan antara kedua negara juga telah terganggu oleh proyek Nord Stream 2 yang akan membawa gas langsung dari Rusia di bawah Laut Baltik ke Jerman.

Amerika Serikat mengatakan proyek itu akan meningkatkan ketergantungan Jerman pada Rusia untuk energi. Ukraina takut pipa akan memungkinkan Rusia untuk memotongnya dari bisnis angkutan gas. Tetangga Jerman di Eropa timur, yang gugup terhadap perambahan Rusia, juga telah menyuarakan keprihatinan tentang proyek tersebut.

Seibert mengatakan Uni Eropa sedang melakukan pembicaraan dengan Rusia untuk memastikan bahwa Ukraina terus memainkan peran dalam bisnis angkutan energi yang menguntungkan bahkan setelah Nord Stream 2 selesai.

Ketika ditanya apakah Rusia telah mengisyaratkan kesediaan dalam pembicaraan untuk memenuhi tuntutan Eropa bahwa Ukraina tetap menjadi saluran untuk gas Rusia ke Eropa, Seibert mengatakan: “Pembicaraan belum selesai.”

Merkel dan Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas bertemu dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov di Berlin bulan lalu, bersama dengan kepala staf militer militer Rusia, Valery Gerasimov. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini