telusur.co.id – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan rupanya tak terima dikritik oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani terkait soal hutang Indonesia yang semakin mengkhawatirkan. Bahkan, sindiran Zulkifli kepada Sri Mulyani menohok sekali.

Balasan Zulkifli terkait dengan pernyataan Sri Mulyani yang menyebut pidato Zulkifli di sidang tahunan MPR politis dan menyesatkan. Menkeu Sri Mulyani juga terus menyalahkan pengelolaan utang periode pemerintahan sebelumnya. “Siapa sebenarnya yang menyesatkan,” kritik Zulkifli Hasan melalui akun twitternya, Kamis.

Perlu Sri Mulyani ketahui, jelas Zulhasan, bahwa sumber data yang disampaikan di sidang tahunan juga berdasarkan nota keuangan 2018 dalam dokumen nota keuangan tersebut, tidak melihat ada pembayaran pokok hutang. “Dari mana angka Rp.396 triliun yang dimaksud Ibu Sri Mulyani?,” tanya balik.

BACA JUGA :  PAN Tentukan Capres di Menit-menit Akhir

Dalam nota keuangan 2018 hanya ada pos pembayaran bunga hutang sebesar Rp 238 triliun dan pembiayaan hutang sebesar Rp 399 triliun tidak ada keterangan mengenai pembayaran pokok hutang sebesar Rp 396 triliun seperti disampaikan Sri Mulyani.

“Anggaplah data Bu Sri Mulyani benar sebesar Rp 396 T. Maka bila ditambah pembayaran bunga hutang Rp 238 triliun jumlahnya jadi Rp 634 T Rp 634 T adalah total beban hutang yang sebenarnya. Karena tak mungkin bayar utang hanya pokoknya, tapi pasti juga membayar bunganya,” beber dia.

BACA JUGA :  TGB Penuhi Undangan Zulkifli

Sekarang, masih kata Zulhasan, bandingkan total beban hutang Indonesia yang mencapai RP 634 triliun dengan anggaran kesehatan Rp 111 triliun dan anggaran dana desa Rp 60 triliun. Artinya anggaran untuk membayar hutang 6 kali lipat lebih besar dari anggaran kesehatan. Anggaran membayar hutang juga 10 kali lipat lebih besar dari dana desa. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini