Ketum AMSA Zona IV Kalimantan Arisandi Hidayatullah/Istimewa

telusur.co.id AMSA (Asean Muslim Students Association) Indonesia Zona IV KKalimanta telah meresmikan sekretariat dan perencanaan Agenda Pengurus AMSA Zona IV Kalimantan Insha Allah akan mengadakan kegiatan besar yakni “International Youth Conference 2018” bertempat di Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan yang akan dihadiri Pelajar Mahasiswa Muslim Asia Tenggara dan beberapa negara lainnya.

AMSA atau yang dikenal dengan Asosiasi Pelajar-Mahasiswa Muslim Asia tenggara, terdiri dari 11 Negara memiliki tekad yang sama untuk menyuarakan perdamaian dan keadilan di kawasan sebagaimana Resolusi yang dihasilkan Pada “KTT (Konferensi Tingkat tinggi III AMSA 2017”.

Menindak lanjuti Resolusi “Gathering & International Conference Tabalong Kalsel 2017 dan SUMMIT III AMSA Kayong Utara,Kalbar 2017″ AMSA Zona IV Kalimantan meresmikan Sekretariat Zona Kalimantan yang mencakup lima Koordinator Wilayah diantaranya Kalsel, Kalbar, Kalteng, Kaltim, Kaltara yang ditempatkan di Kota banjarbaru Kalimantan Selatan.

Letak yang strategis menjadi pertimbangan pengurus AMSA dalam menetapkan sekretariat AMSA ini sesuai yang diinginkan para pengurus, tepat disamping bundaran Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarbaru, beralamat di Jalan Peramuan Gg. Pelipisan Komplek Putri Tama Permai 5 Landasan Ulin Banjarbaru Kalimantan Selatan. tempat ini strategis untuk mengakselerasi pergerakan dan dinamika organisasi besar ASEAN Muslim Students Association (AMSA), khususnya di Zona IV Kalimantan.

BACA JUGA :  Wujudkan Nawacita, Pemerintah Akan Masifkan Pembangunan Infrastuktur di Perbatasan

President AMSA Zona IV Kalimantan Arisandi Hidayatullah dalam peresmian sekretariat sekaligus pengarahan persiapan agenda Simposium Internasional tersebut,menyampaikan kepada para pengurus AMSA dan Panitia pelaksana IYC 2018 “Bahwa Agenda yang akan kita laksanakan ini merupakan realisasi dari Firman Allah yang berbunyi : “Sesungguhnya Kami (Allah) menciptakan kalian dari jenis laki-laki dan perempuan dan kami jadikan kalian bersuku-suku dan berbangsa-bangsa untuk saling mengenal diantara kalian, Sungguh Yang Paling Mulia disisi Allah adalah yang paling bertaqwa ” tuturnya pada sambutan.

Mahasiswa Pasca Sarjana yang akrab disapa Arish ini melanjutkan, Kita sebagai pemuda harus mulai takut dengan ancaman-ancaman dari luar dan dalam negeri, seperti diberlakukannya Pasar bebas MEA (Masyarakat ekonomi Asean ), AFTA. Jangan sampai masyarakat Indonesia hanya menjadi konsumen dari produk-produk luar saja tapi harus menjadi produsen dan menjadi subyek bagi pasar bebas Asean dan dunia, mulailah memiliki rasa takut sebagaimana Singapura takut dikepung negara-negara melayu, Israel takut jika dikepung negara-negara Arab.

Contoh positif dari rasa takut ialah menimbulkan kekuatan, kemajuan sehingga menjadikan mawas diri sebagai bangsa, salah satu caranya ialah meningkatkan kualitas pendidikan sehingga terjadi percepatan dalam membangun bangsa dan negara. Agenda ini pula bertujuan untuk menanggulangi krisis kemanusiaan yang terjadi di Pathani Thailand selatan, Marawi Filipina, Rohingya Myanmar sebab hingga saat ini belum terselesaikan secara tuntas. Kami akan terus menyuarakan dan memeperjuangkan hak hak mereka yang tertindas, sebab spirit ini juga lahir dari Konstitusi negara kita … Mencerdaskan kehidupan bangsa, meningkatkan kesejahteraan umum, ikut serta melaksanakan ketertiban dunia, Ucap Arish.

BACA JUGA :  Malam Ini, KPK Umumkan Kasus Baru Yang Libatkan Kepala Daerah Di Kalimantan

Muhammad Hanafi, selaku pencetus terlaksananya Peresmian Sekretariat AMSA Zona IV Kalimantan Serta Ketua Pelaksana Agenda International Syimposium mengatakan pada media bahwa Sekretariat ini diharapkan sebagai wadah berkoordinasi seluruh pengurus AMSA Kalimantan, karena lokasinya yang sangat strategis.Menurut Pengurus BEM STIT Darul hijrah ini,Meskipun pengurus AMSA berada di wilayah Kalimantan dan tersebar diberbagai wilayah, namun dapat diyakini, bahwa ini  merupakan bagian dari loyalitas kita pada organisasi AMSA, untuk terus berjuang mempersatukan pemuda muslim ASEAN dan Dunia, lanjut Hanafi.

Adapun agenda berikutnya akan dilaksanakan oleh AMSA ASEAN Thailand sebagai tuan rumah pada SUMMIT IV AMSA, Konferensi Tingkat Tinggi AMSA yang ke IV berikut dengan resolusi mencari jalan keluar dari berbagai polemik keummatan dan kemanusiaan yang terjadi didunia  khususnya di negara-negara ASEAN.(Ags).

 

By : Lukman Al Hakim/Nanda

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini