telusur.co.id- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan mengumumkan status laporan dugaan mahar politik dari bakal cawapres Sandiaga Salahudin Uno ke PAN dan PKS.

Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar mengakui, pihaknya, sampai sekarang belum melakukan rapat pleno atas kelanjutan laporan Federasi Indonesia Bersatu (Fiber). Kemungkinan, nanti malam atau besok para komisioner akan menggelar rapat pleno.

“Kajian sudah kami baca tapi kami harus mendiskusikan dalam rapat (pleno), ” kata Fritz di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (30/8/18).

” Mungkin nanti malam atau besok pagi bisa kami sampaikan status laporannya, apakah ini dilanjutkan atau tidak dilanjutkan,” sambung dia.

BACA JUGA :  Bawaslu Proses Laporan 7 Parpol, Abhan : Sebelum 16 November Selesai

Fritz melanjutkan, isi kajian yang telah dilakukan Bawaslu ialah menyangkut bukti-bukti yang disampaikan oleh Fiber, serta para saksi yang diperiksa.

“Tiga saksi yang sudah dipanggi, satu berinisial SG dan kedua A, ketiga A. Itu adalah saksi yang diajukan oleh si pelapor itu bukan bagian dari partai politik dia saksi pendukung terhadap laporan dari di pelapor,” imbuhnya.

Terkait Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief, saksi kunci yang diduga mengetahui proses tersebut dan telah mangkir panggilan Bawaslu, Fritzs menegaskan, pihaknya tak mempunyai kewenangan memanggil secara paksa.

BACA JUGA :  Gara-gara Iklan, PSI Digarap Bawaslu

“Hanya sampai disitulah (panggilan) kewenangan yang dimiliki oleh Bawaslu,” tukasnya.[far]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini