HMI/Net

telusur.co.id – Gerakan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) tak hanya dikampanyekan oleh kalangan pengusaha saja, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) juga ikut mengembangkan UMKM.

Bukti kepedulian HMI terlihat dari acara gerakan 15000 wirausaha yang dicanangkan oleh PB HMI bidang UMKM. PB HMI berhasil menjaring 30 pengusaha muda kader HMI dari berbagai cabang yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Kader yang telah ditetapkan sebagai pemenang diharapkan mampu mewujudkan kemandiriaan ekonominya, dan bisa menjadi wirausaha muda yang dapat meningkatkan taraf kehidupan masyarakat Indonesia yang sejahtera,” kata Ketua Bidang Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) PB HMI Aris Shoim, di Jakarta Selasa (14/8).

BACA JUGA :  Banyak Yang Sepuh, SDM Koperasi dan UMKM Perlu Kaderisasi

Aris Shoim menyampaikan, acara gerakan 15000 Wirausaha HMI itu untuk mewujudnyatakan peningkatan Ekonomi Masyarakat sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk mengejar ketertinggalan sekaligus menjadi negara maju. “Indonesia harus mampu mencetak enterpreneur dari pada pekerja,” kata Shoim.

Masih kata Shoim gerakan 15.000 wirausahaan diarahkan pada upaya percepatan dan pengembangan untuk menopang ekonomi Nasional yang lebih kuat dan diprioritaskan bagi kader HMI di Indonesia.

“Oleh karena itu penumbuhan dan pengembangan kewirausahaan di Indonesia juga tidak dapat dilakukan dengan cara business as usual, tetapi diperlukan terobosan dan percepatan untuk mengejar ketertinggalan,” tegasnya.

BACA JUGA :  KAHMI Bantah Beri Dukungan Ke Jokowi

Disamping itu ketua umum PB HMI R Saddam Aljihad juga menyampaikan puluhan ribu kader di Indonesia siap dilatih untuk menjadi pengusaha HMI.

“HMI punya SDM yang tersebar di seluruh Indonesia, kurang lebih 750.000 kader, dengan mengambil 15.000 saja, saya percaya kader ini siap dilatih untuk menjadi Wirausaha HMI, yang nantinya kader HMI mapu mandiri dalam menjalankan roda organisasi,” kata Saddam. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini