Wasekjen DPP Demokrat Andi Arief/Net

telusur.co.id – Kendati Presiden Jokowi sudah pernah meninjau korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) penanganan masih kurang maksimal. Untuk itu, Ketua DPP Partai Demokrat, Andi Arief menyarankan kepada Jokowi untuk berkantor di Lombok.

Jokowi, ujar Arief, perlu melihat secara langsung bagaimana koordinasi dan penanganan korban gempa di berbagai wilayah yang terkena dampak.

“Presiden memang perlu seminggulah pindah kantor ke Lombok, untuk memastikan semua berjalan,” usul Andi Arief melalui akun twitternya, Rabu.

Dia memastikan jika Presiden Jokowi berkantor di Lombok komunikasi dan evakuasi akan lebih maksimal. “Memastikan Pemda yang dibantu TNI Polri BNPB dll mampu menangani masa tanggap darurat sambil persiapan membuat rencana rekon rehab yang tidak mudah dan menyedot APBN,” katanya.

BACA JUGA :  Fadli Zon : Jokowi Ajarkan TNI Polri Langgar Undang-Undang

Seperti diketahui, hingga hari ini gempa yang melanda Lombok bagian Selatan terus terjadi. Bahkan, dari berbagai foto yang beredar di media sosial situasi dan kondisi semakin parah.

Bukan hanya rumah dan bangunan pemerintah yang ambruk, jalan raya yang menjadi infrastruktur utama terbelah. Masyarakat masih kesulitan air bersih dan berbagai kebutuhan lainnya. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini