Politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean.FotoIstimewa

telusur.co.id – Ketua DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaen, mengaku aneh dengan kejadian obor Asian Games mati ketika di tangan Presiden Jokowi. Padahal, api Asian Games tidak boleh mati ketika dibawa.

“Di Jakarta api obor yang seharusnya tak boleh dan tak pernah mati, ehhhh kali ini mati di tangannya,” ungkap Ferdinand Hutahaean melalui akun twitternya @LawanPoLitikJKW, Jum’at.

Merasa ada yang aneh, diapun mendoakan kepada Presiden Jokowi agar baik-baik saja serta sehat selalu dalam menjalankan sisa pemerintahannya. “Pak Jokowi semoga sehat selalu, agar pergantian Presiden nanti lancar dan berjalan baik,” ujar dia nyeleneh.

BACA JUGA :  Sujiwo Tejo: Kali Ini Aku Bela Pak Jokowi

Seperti diberitakan, Presiden Joko Widodo menerima api obor Asian Games 2018 di Istana Merdeka, Jakarta. Ketika serah terima dan menyalahkan, obor menyala. Tapi, pada saat Jokowi hendak berlari kecil, api obor sempat mati.

Melihat api mati, raut mukanya berubah. Jokowi yang didampingi Menpora Imam Nahrowi lalu menghentikan larinya. Para ajudan langsung memanggil yang memegang obor lain yang masih menyalah untuk diberikan ke Jokowi.

Setelah menyalah, Jokowi kemudian berlari kembali untuk menyerahkan kepada panitia Asian Games, Erick Thohir. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini