telusur.co.id – Keluarga Richard Muljadi, Rabu dinihari menemui pengusaha Tomy Winata alias TW usai anaknya ditangkap Polisi.

Kedatangan Sutjipto Muljadi, ayah Richard dan Gunawan Muljadi, paman Richard, untuk meminta maaf secara langsung kepada TW terkait kasus penggunaan narkoba di sebuah restoran di SCBD.

SCBD sendiri merupakan kawasan yang dikelola langsung oleh salah satu perusahaan Tomy Winata.

Kedatangan keluarga Richard Muljadi yang menemui TW diketahui dari akun facebook milik Heru Wasesa yang notebenenya tokoh senior Artha Graha Peduli (AGP) dan sangat kenal dengan figur TW.

Dalam akun media sosial tersebut disebutkan, keluarga konglongmerat itu mendadak datang menemui TW yang baru saja mendarat di Jakarta tadi malam.

BACA JUGA :  SGB Pastikan Anggota Fraksi Golkar DPRD Bali Bebas Narkoba

Mereka datang memohon maaf atas kejadian yang menyeret anak dan keponakannya, yang sedang menggunakan narkoba di SCBD.

Dituliskan pula di akun tersebut, Tomy sangat menyesalkan kejadian itu terjadi di SCBD, apalagi dilakulan oleh keluarga kawan lamanya, Kartini Mulyadi.

TW pun berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi dan membuat para orangtua lebih memperhatikan anak-anaknya karena urusan narkoba akan merusak masa depan mereka. Ia juga berharap, mudah-mudahan keluarga bisa melakukan rehabilitasi, agar Richard kembali ke jalan yang benar.

Urusan dengan aparat hukum, Tomy tidak mau campur tangan, apalagi menyangkut masalah narkoba, dan itu adalah murni urusan Richard dan penegak hukum, dimana sudah ada undang-undang dan aturan yang harus ditaati sebagai warga negara Indonesia yang baik dan menghormati hukum yang berlaku.

BACA JUGA :  Pencipta "Goyang Nasi Padang" Ditangkap Polisi

Saat dikonfirmasi, Heru Wasesa menyatakan, di setiap kesempatan TW selalu menegaskan tidak ada ampun bagi keluarga besar Artha Graha termasuk anak dan keluarganya bila terbukti terlibat menggunakan, apalagi menjadi bagian dari sindikat narkoba.

“Bahkan di lingkungannya siapapun yang tersangkut kasus narkoba harus dihukum baik secara keras di internal dan diserahkan kepada aparat kepolisian. Artinya beliau (TW) tegas menyatakan tidak ada kompromi. Karena dengan narkoba Anda artinya sudah memilih jalan hidup anda untuk mati,” kata Heru, Kamis malam (23/8/18). [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini