telusur.co.id – Kemunculan nama Ustad Abdul Somad di rekomendasi Ijtima’ Ulama sebagai Calon pendamping Prabowo Subianto memiliki peluang besar.

Begitu disampaikan Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Dradjad Wibowo saat dikonfirmasi, Rabu, ( 1/1/18).

“Kalau UAS bersedia peluangnya lebih besar, karena yang lain (koalisi) juga tampaknya akan mengerucut ke dia,” ucap dia.

Menurut Sudrajat, UAS memiliki aura positif dan diterima oleh segala lapisan, sehingga Prabowo akan sangan mudah memenangkan pertarungan di pilpres 2019.

Namun, dirinya menyadari penolakan yang dilakukan UAS lantaran ingin tetap fokus berdakwah merupakan hak setiap orang untuk mengambil keputusan.

BACA JUGA :  Diserang Hoaks Prabowo Lebih Santai Dibanding Jokowi

“Saya rasa kita dengar beliau (UAS) masih gamang. Kita lihatlah masih ada beberapa hari,” jelas dia.

Sedangkan, terkait nama Salim Segaf Al-Jufri dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sudrajat menegaskan seluruh parpol koalisi harus membahasnya lebih dalam.

Serta perhitungan yang lebih matang untuk keduanya siapa yang paling memungkinkan untuk menjadi calon wakil presiden (Cawapres) Prabowo.

“Itu termasuk bagian yang dibicarakan, beliau kan (Salim) memang pimpinan lembaga besar jadi harus dipertimbangkan juga,” tegasnya.

Diketahui, akhir-akhir ini para ketua umum parpol pendukung Prabowo semakin rajin saling bersilaturahim. Bahkan, pertemuan-pertemuan tersebut akan semakin intens hingga tiba saatnya pendaftaran capres cawapres di Komisi Pemilihan Umum (KPU) dibuka pada 4 sampai 10 Agustus mendatang.[far]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini