Diskusi bertajuk 'Apa Kabar RUU Perlidnunga Data Pribadi?' di Komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (28/8/18). FOTO:telusur/Lita Ayu Wulandari

telusur.co.id- Wakil Ketua Komisi I DPR Satya Widya Yudha mengatakan, jika Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perlindungan Data Pribadi tak segera diserahkan pemerintah untuk masuk ke dalam program legislasi nasional (Proglenas), maka akan menimbulkan resiko yang cukup fatal.

“Apa kita tidak merasa rugi jika data kita dipakai (tujuan tertentu)? itu resiko paling rendah,” kata Satya dalam sebuah diskusi bertajuk ‘Apa Kabar RUU Perlindungan Data Pribadi?’ di Komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (28/8/18).

Menurut Sayta, data pribadi yang merupakan identitas diri adalah dokumen berharga bagi setiap warga negara. Karenanya, jika disalahgunakan oleh pihak tertentu untuk tujuan yang tidak baik, maka efeknya sangat berbahaya.

BACA JUGA :  Ketua DPR Harap SP3 Rizieq Buat Suasana Teduh dan Kondusif

“Jika data kita dimanfaatkan untuk kejahatan kriminal tentunya itu menjadi resiko tinggi,” ungkapnya.

Politikus Golkar ini berharap, pemerintah segera memikirkan RUU tersebut untuk segera diserahkan ke DPR. Apalagi, tahun depan Indonesia akan segera menggelar Pemilu dan Pilpres secara serentak. Maka, data pribadi setiap warga negara patut untuk dilindungi.

“Agar Pemilu nanti bersih dari adanya pemanfaatan data pribadi untuk kepentingan politik,” tutupnya.[Lita]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini