telusur.co.id- Joko Widodo dinilai layak menggandeng Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Moeldoko sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres) lantaran memahami persoalan pertanian.

Begitu disampaikan Sekretaris Jenderal HKTI, Bambang Budi Waluyo di Kantor Dewan Pimpinan Nasional HKTI, Kawasan Menteng, Jakarta, Kamis (2/8/18).

Menurut dia, selama pemerintahan Jokowi, Indonesia telah menorehkan berbagai capaian positif khususnya di sektor pertanian nasional.

Sehingga bukan tidak mungkin, jika Jokowi menggandeng Kepala Staf Presiden (KSP) sebagai pendampingnya, sektor pertanian semakin meningkat.

“Ke depannya pencapaian-pencapaian ini akan makin dioptimalkan dengan duet pemimpin yang segar yang memiliki perhatian dan pemahaman di sektor pertanian,” kata Bambang

BACA JUGA :  Ingin Tabayun ke Yusril, Anggito Bantah Setuju Dana Haji Untuk Infrastruktur

Disisi lain Bambang juga melihat, sejak awal dibentuknya kabinet kerja, Pemerintah menaruh perhatian serius terhadap kedaulatan pangan.

Keseriusan Jokowi ini juga bisa dilihat dari maraknya pembangunan infrastruktur di sektor pertanian di daerah-daerah yang selama ini tidak terlalu diperhatikan pemerintah pusat.

“Pak Jokowi meningkatkan infrastruktur itu sangat bagus sekali, baru 5 tahun sudah membangun, yang luar Jawa tidak pernah disentuh, sekarang disentuh Pak Jokowi, pembangunan infrastruktur itu,” papar dia.

Jika Jokowi mengandeng Moeldoko pada Pilpres, Bambang optimis Indonesia akan mampu menghadapi tantangan sektor pertanian dan mewujudkan cita-cita Indonesia yang berdaulat di bidang pangan.

BACA JUGA :  Instruksi Presiden : Tekan Budaya Arogan dan Korupsi di Internal Polri

“Kurun waktu 5 sampai 10 tahun mendatang ini saya pikir krisis tentang energi termasuk masalah pertanian itu membutuhkan orang-orang yang memahami tentang tani, sehingga kita perlu meningkatkan atau menguatkan masalah pertanian ke depan,” tegas Bambang.[far]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini