Wakil Ketua Komisi II, Herman Khaeron .FOTO:Istimewa

telusur.co.id – Biasanya, jika melihat sikap pemerintah yang otoriter dan cenderung menjadi tangan besi, mahasiswa menjadi garda terdepan dalam melakukan aksi protes dan aksi demo di jalanan.

Tetapi, kali ini peran mahasiswa sudah mulai pudar. Mahasiswa sekarang lebih asik dengan dunia kampus dan nongkrong-nongkrong. Tidak ada lagi sikap kritis.

Justru peran mahasiswa mulai digantikan oleh emak-emak. Emak-emak sekarang lebih berani turun ke jalan menyuarakan aksi protes terhadap pemerintah dan aparat.

Rupanya, fenomena mahasiswa jadi anak manis ini juga diakui dan dirasakan oleh Ketua DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron. Dalam akun twitternya, Herman mengungkap keanehan tersebut.

BACA JUGA :  Tak ingin Ada kecurangan, Kaum Emak-emak Siap Jaga TPS untuk Prabowo-Sandi

“Akhir-akhir ini kecendrungan gerakan banyak emak-emak yang turun ke jalan dan gigih dalam memperjuangkan haknya,” ungkap Herman, Selasa.

Diapun mencoba menerka nerka kenapa mahasiswa sekarang ogah turun ke jalan. “Dari generasi ke generasi biasanya mahasiswa, mungkin mahasiswa terlalu sibuk kuliah,” duga dia.

Atau, sambung Herman, saat ini emak-emak yang merasakan beratnya beban hidup sehari-hari. Dimana harga berbagai kebutuhan pokok semakin naik. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini