telusur.co.id – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan memberikan pidato mengenai situasi dan kondisi negaranya di dalam Konferensi Duta Besar ke-10 tahunan di Ankara.

Informasi dari Bloomberg, Erdogan mengatakan telah mengatakan kepada konferensi bahwa Turki harus bersiap untuk serangan lebih lanjut terhadap ekonominya.

Lebih lanjut, dia menuduh Amerika melanggar prinsip Organisasi Perdagangan Dunia (mungkin dengan menggandakan tarif pada ekspor logam Turki pekan lalu).

Erdogan menambahkan bahwa Amerika sedang mencoba menusuk Turki di belakang.

Pada gejolak pasar, Erdogan telah mengatakan kepada para pendengarnya bahwa lira akan menetap pada tingkat yang rasional segera. “Tidak ada ‘basis ekonomi’ untuk pergerakan nilai tukar baru-baru ini,” tambahnya.

BACA JUGA :  Pidato Kemenangan, Erdogan Nyanyikan Satu Bangsa Satu Bendera

“Juga tidak akan ada kemunduran dari kebijakan ekonomi pasar bebas,” tegasnya dilansir theguardian.com.

Seperti diberitakan, gara-gara sikap Amerika yang memberlakukan tarif baja, aluminium dan lainnya kepada Turki membuat mata uang Lira terpuruk sepanjang sejarah. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini