telusur.co.id – Dugaan adanya mahar 500 miliar rupiah yang menyatuhkan koalisi kubu oposisi bukan hanya menjadi pertanyaan publik, Ketua Progres 98, Faisal Assegaf juga menyayangkan.

Bahkan, Faisal menganggap sangat tidak elok jika partai-partai sebagai instrumen demokrasi, dipersatukan mengusung seseorang lantaran ada tranksaksi mahar politik. Padahal sudah mengklaim membawa aspirasi ulama dalam perjuangan politiknya, tapi masih saja terpengaruh oleh uang.

“Mereka dipersatukan ketika datang Rp500 miliar dari Sandiaga Uno. Mengapa orang-orang yang mengklaim paling islami, pembela ulama, anti Jokowi disatukan oleh uang Rp.500 miliar mahar?,” tanya Faisal. “Al fulus menyatukan elite-elite oposisi,” demikian Faisal dalam diskusi di Kawasan Setia Budi, Jakarta, Kamis  (16/8/18).

Lebih lanjut, dikatakan dia, kasus dugaan mahar politik ini harusnya menjadi atensi bagi penegak hukum termasuk Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) agar segera mengungkapkannya. “Apakah ini benar atau salah, silahkan diusut,” kata Faisal

Seperti diwartakan, Wasekjen Demokrat Andi Arief sebelumnya melalui akun Twitter-nya menulis kritikan keras kepada Ketua Umum  Gerindra Prabowo Subianto. Dalam cuitannya, Andi menyebut PAN dan PKS.

“Prabowo ternyata kardus, malam ini kami menolak kedatangan ke kuningan. bahkan keinginan dia menjelaskan lewat surat sudah tidak perlu lagi. Prabowo lebih menghargai uang ketimbang perjuangan, jenderal kardus,”  tweet Andi.

Andi melanjutkan dalam tweet berikutnya:  “Jenderal kardus punya kualitas buruk, kemarin sore bertemu ketum Demokrat dengan janji manis perjuangan. belum dua puluh empat jam mentalnya jatuh ditubruk uang Sandi uno untuk mengentertain PAN dan PKS.” tulisannya

Menanggapi hal tersebut, Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno usai mendatangi KPK melaporkan harta kekayaan, membantah tuduhan Andi Arief yang menyebut dia telah membayar PAN dan PKS. “Saya membantah dan saya menggaris bawahi bahwa tidak benar, tidak ada (mahar) dan itu tidak benar,” kata Sandi. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini