Azmi Syahputra:Foto Istimewa

telusur.co.id – Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) hakim Pengadilan Negeri Medan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat wajah peradilan Indonesia semakin tercoreng.

“OTT hakim PN Medan menunjukkan betapa sistemik rusaknya perilaku aparat peradilan,” ujar Ketua Asosiasi Ilmuwan Praktisi Hukum Indonesia (ALPHA), Azmi Syahputra kepada wartawan, Kamis.

Diketahui, KPK melakukan OTT terhadap Ketua Pengadilan, Wakil Ketua PN beserta anggota Majelis ditambah panitera dengan barang bukti ratusan ribu dolar Singapura selasa lalu (28/8).

Dikatakan Azmi, tindakan hakim PN Medan sudah membuktikan ada keinginan yang sama dari aparatur pengadilan untuk berbuat curang. “Mereka segerombolan para pemegang kekuasaan peradilan ini malah sepakat curang menjual kewenangannya. Merubah tantangan jadi tentengan,” katanya.

BACA JUGA :  Tidak Ada Kaitan Tertangkapnya Andi Arief Dengan Kubu Manapun

Akibat ulah korup para hakim PN Medan, citra penegak hukum Indonesia tercoreng dan tidak mempunyai wibawa lagi. “Oknum hakim hakim ini seperti tidak ada kapoknya padahal sudah banyak hakim yang di OTT. Rasa malunya sudah tidak ada, seharusnya dengan puluhan kasus hakim yqng ditangkap jadi alarm penyadar untuk mawas diri dan berbuat terbaik dalam kinerjanya.”

Perilaku buruk hakim PN Medan seperti ini, lanjut dia, bukan akim dan lembaga peradilan itu penyelesai masalah, justru malah jadi bagian masalah. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini