foto/Netralnews.com

telusur.co.id – Kendati sudah terpojok, pasukan Taliban terus menunjukan eksistensinya. Di Afghanistan, pasukan Taliban menyerang istana kepresidenan dengan beberapa roket setelah presiden menyampaikan pesan liburannya untuk perayaan Muslim Idul Adha.

Pejabat polisi, Jan Agha mengatakan roket pertama mendarat di suatu tempat di dekat gedung kepresidenan sementara serangan kedua dekat sebuah kompleks NATO dan Kedutaan Besar AS tetapi tidak ada yang terluka.

Ledakan roket terdengar dalam siaran langsung pidato Presiden Ashraf Ghani. Ketika dia juga mendengar bunyi gedebuk, Ghani menyela pesannya untuk mengatakan: “Jika mereka berpikir serangan roket akan membuat orang-orang Afghanistan menjadi tidak baik, mereka salah.”

Daerah Kabul di mana roket menghantam adalah salah satu yang paling dibentengi di ibukota Afghanistan, di mana kedutaan dan gedung-gedung pemerintah dikelilingi oleh dinding ledakan semen dan gulungan kawat silet.

BACA JUGA :  Tawaran Madrid Boyong Hazard Dipentalkan Chelsea

Banyak jalan di dekat Kedutaan Besar AS ditutup, serta lokasi-lokasi yang dekat dengan pemerintah dan militer yang sensitif.

Jurubicara polisi Kabul Hashmat Stanekzia mengatakan polisi Afghanistan telah melihat sebuah kendaraan yang mencurigakan pada Selasa pagi dan mengikutinya ke sebuah rumah berlantai lumpur dekat masjid Idul Adha di mana ratusan orang berkumpul untuk menawarkan doa-doa mereka untuk liburan Idul Adha.

Begitu berada di dalam rumah, para tersangka diyakini telah menembakkan roket, kata Stanekzia kepada kantor berita Associated Press. Helikopter tempur dipanggil dan mengebom lokasi, menghancurkan rumah dan kendaraan.

BACA JUGA :  BPJS Kesehatan Putus Kontrak 65 RS Bukan Karena Defisit Keuangan

Saksi mata mengatakan bahwa setelah ledakan, tembakan sporadis dapat terdengar dari daerah itu, meskipun tidak jelas siapa yang menembak. Para saksi berbicara dengan syarat anonimitas yang mengkhawatirkan keselamatan mereka.

Pejabat polisi lainnya, Mohammed Akram, mengatakan empat penyerang tampaknya terlibat meskipun tidak jelas apakah ada yang selamat dari serangan helikopter di rumah itu. Polisi sedang menyisir daerah di jantung kota Kabul, di mana pasar terbuka yang ramai mengganggu kawasan pemukiman tua yang sebagian besar rumah-rumah batu bata lumpur. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini