telusur.co.id- Nilai tukar rupiah yang menyentuh angka Rp14.630 per dollar Amerika Serikat (AS) disebut-sebut akan menjadi amunisi kubu lawan untuk menyerang pasangan Joko Widodo dan Ma’ruf pada Pilpres 2019 mendatang.
Namun, sejumlah pakar memprediksi isu ekonomi atau nilai tukar rupiah itu tak akan bisa menjatuhkan Jokowi-Mar’ruf Amin. Apalagi, jika isu yang dibangun mengaitkan anjloknya nilai tukar rupiah saat ini dengan ekonomi di era krisis moneter1998.
Pakar EkonomiĀ  Universitas Gajah Mada (UGM), A. Tony Prasetiantono mengatakan kondisi pelemahan rupiah saat ini sangat berbeda dengan kondisi saat krisis moneter 98 yang terjadi di Indonesia
“Kondisi sekarang tidak sama dan tidak bisa dibandingkan dengan kondisi saat 1998,” kata Tony dalamĀ sebuah diskusi digelar JMC bertajuk ‘Strategi dalam Mengantisipasi Fluktuasi Nilai Tukar Rupiah terhadap Dollar AS’ di Kawasan Haji Nawi, Jakarta Selatan, Selasa (14/8/18).
Menurut Tony, pelemahan nilai rupiah saat ini hanya berkisar seribu rupiah. “Kurs rupiah ini hanya melemah Rp 1.000 dari Rp 13.700 menjadi Rp 14.600 sekian jadi kalo dihitung-hitung itu seribu, ini beda dengan (kondisi krisis) 97 – 98 (ketika 97-98),” papar dia.
Sedangkan di era 1998 lalu, tutur Tony, dimana nilai tukar rupiah meloncat enam kali lipat yaitu dari Rp2.300 menjadi Rp15.000.
Oleh sebab itu, Tony mengimbau agar masyarakat tak perlu khawatir dengan nilai tukar dollar saat ini. Lagi pula, menurut Tony, penyebab turunnya nilai tukar rupiah, karena keadaan ekonomi global yang melemah.
Akademisi UGM ini mengaku yakin, pelemahan rupiah akan segera pulih di level Rp 13.000 apabila faktor eksternal bisa teratasi.
“Kurs rupiah dilevel sekarang melemah tapi dan mungkin tidak sangat susah kembali ke level Rp 13.000, karena memang banyak masalah yang menlmbuat ekonomi global kita makin susah, ada trade world, kenaikan harga minyak, ada kenaikan suku bunga di amerika. Itu semua membuat presure terhadap rupiah makin besar,” kata Tony
“Ditambah lagi dengan faktor turkey (Terpuruknya Lira),” tambahnya.[Far]
Like :
BACA JUGA :  Ketua Kadin-Hipmi Dukung Jokowi-Maruf Amin, Erick Sebut Akan Permudah TKN Sampaikan Program Ekonomi

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini