telusur.co.id – Calon wakil presiden Ma’ruf Amin, dikabarkan akan bersilaturahmi dengan Imam Besar Front Pembela Islam, Al Habib Muhammad Rizieq bin Husein Shihab di Mekkah, usai menunaikan ibadah haji.

Namun, ada juga yang menyarankan ketika pulang ke Tanah Air, agar Ma’ruf Amin menyambagi bekas Gubernur DKI Jakarta, yang jadi terpidana kasus penodaan agama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang saat ini mendekap di Rumah Tanahan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Saran tersebut dilontarkan oleh Ketua Progres 98 Faisal Assegaf dalam sebuah diskusi bertajuk ‘Menebak Arah Politik 212’, di Kawasan Setia Budi, Jakarta, Kamis (16/8/18).

BACA JUGA :  Pengganti Buwas Sudah di Meja Presiden

“Saya dengar begitu ada agenda silatahurahmi (Mar’uf Amin ke Rizieq Shihab). Kalau itu terjadi saran saya pak Ma’ruf Amin juga harus silaturahmi dengan Ahok,” kata Faisal.

Menurut Fasial, tujuan menemui Ahok dalam rangka meredam keadaan yang sempat memanas. Dimana, dulu Mar’uf Amin sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mengeluarkan fatwa terkait kasus penistaan agama, berakibat mengantarkan Ahok ke terali besi.

“Tugas (Mar’ruf temui Ahok) membuka ruang rekonsiliasi bangsa,” kata Faisal.

Faisal juga berharap, dinamika politik menjelang Pilpres, tidak lagi membawa simbol-simbol Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA) untuk meraih kekuasaan.

BACA JUGA :  Jokowi Pilih Ma'ruf Bukan Karena Tekanan PKB

Karena, akibat yang ditimbulkan sangat fatal. Masyarakat bisa terpecah belah. Oleh sebeb itu, Ma’ruf Amin harus mampu menjelaskannya kepada Ahok.

“Rakyat harus keluar dari situasi konflik kepentingan politik agama, SARA, dan ini momentum Ma’ruf Amin menunjukkan jalannya,” kata dia

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo resmi menggandeng Ketua MUI, Ma’ruf Amin sebagai calon wakil presidennya, di Pilpres 2010 mendatang. [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini