Jokowi dan Jusuf Kala/Net

telusur.co.id – Uji materi soal masa jabatan Wakil Presiden di Mahkamah Konstitusi (MK), dimana Jusuf Kalla mengajukan diri sebagai pihak terkait, dinilai sebagai salah satu kendala lambatnya pengumuman Cawapres Joko Widodo.

Demikian disampaikan Ketua DPP PDIP, Andreas Hugo Pereira dalam acara diskusi di Kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (4/8/18).

“Kalau seandainya tidak berkaitan dengan pak JK sebagai wapres dan kemudian tidak terkendala dengan pembatasan (masa jabatan), maka akan jauh lebih mudah diputuskan (cawapres),” kata Andreas.

Anggota Komisi I DPR ini melanjutkan, Jusuf Kalla merupakan salah satu tokoh yang memiliki peran dalam penentuan pendamping Jokowi.

BACA JUGA :  KPK Tahan Anggota DPR Fraksi PPP

Jika, Jusuf Kalla tak mengajukan diri sebagai pihak terkait, dalam arti tidak terlibat pada gugatan di MK, maka koalisi akan lebih mudah memutuskan Cawapres Jokowi.

Politikus asal Nusa Tenggara Timur (NTT) itu menuturkan, pembahasan Cawapres Jokowi memang sangat dinamis. Ada beberapa nama yang sudah beredar masuk dalam penjaringan sebagai kandidat kuat cawapres Jokowi diantaranya nama Jusuf Kalla dan eks Ketua MK, Mahfud MD. Termasuk juga ketua-ketua umum Parpol pengusung Jokowi yang mengincar kursi Cawapres.

“Memang saya harus katakan ada faktor pengubah yang bisa mengubah konstetasi. Nah jadi pertimbangannya cukup lama.” [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini