telusur.co.id- Ketua Umum Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Irfan Ahmad Fauzi meminta pemerintah segera menetapkan status gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai bencana Nasional. Sebab, menurut Irfan, gempa lombok sudah menelan korban ratusan jiwa, menyebabkan ribuan rumah dan fasilitas publik lainnya hancur.

“Pemerintah pernah menetapkan Gempa Jogja tahun 2006 sebagai bencana nasional. Jika mengacu dampak maka gempa lombok sudah sangat patutu dinaikkan statusnya sebagai bencana nasional, apalagi gempa ini akan terjadi sampai beberapa bulan kedepan,” ujar Irfan di Jakarta, Senin (20/8/18)

Irfan mengaku heran dengan sikap pemerintah yang tak mendengarkan saran masyarakat terkait status bencana di Lombok. “Pemerintah mau menunggu apalagi? Mau berapa ratus korban lagi yang harus meninggal? Jangan sampai pemerintah diadili publik karena dianggap tidak maksimal menangani bencana ini,” tegas dia.

BACA JUGA :  Penembakan Masjid di Selandia Baru, Tindakan Biadab

Penanganan gempa di Lombok, tutur Irfan, tak akan mampu hanya ditangani oleh pemerintahan daerah. Oleh sebab itu pemerintah pusat perlu menjadikannya sebagai benacana nasional agar dapat ditangani secara maksimal.

“Pemda NTB tidak akan mampu maksimal menangani bencana ini. Apalagi dari perkiraan BMKG gempa lombok ini akan terus berlangsung selama beberapa bulan kedepan, jadi aritnya ini akan terua menerus-nerus terjadi dan tidak akan berhenti dalam waktu dekat” bebernya.

KAMMI, kata Irfan, selama ini telah menerjunkan relawan yang tergabung dalam Rumah KAMMI Peduli (RKP) untuk menggalang dana dan memberikan bantuan kepada para korban. Namun, hal ini tidak akan bisa bertahan lama.

BACA JUGA :  Ternyata, Pemerintah Lebih Menghargai Turis Asing Daripada Rakyatnya Sendiri

“Ini tidak mungkin terus-terusan bertahan lama, kita bergantung pada dana bantuan masyarakat. Jadi dari cerita teman-teman di sana hampir setiap hari 4 sampai 5 kali terjadi gempa, jadi tidak ada alasan lagi menunda statusnya menjadi bencana nasional” tutup Irfan.[far]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini