FOTO:Net

telusur.co.id- Indonesian Police Watch (IPW) mengapresiasi Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengangkat Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono sebagai Wakapolri, menggantikan posisi Komjen (Purn) Syafruddin yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birkorasi (Menpan RB). Dijadwalkan, siang ini Ari Dono akan dilantik dan serah terima jabatan (sertijab).

“Dengan diangkatnya Ari Dono sebagai Wakapolri, sistem kaderisasi yang dibangun Polri selama ini tidak terganggu,” kata Neta S Pane Ketua Presidium IPW, Jakarta, Jumat (17/8/18).

“Polri komit dan konsisten dengan dirinya sendiri dan tidak membiarkan adanya ‘aksi lompat pagar’ dalam penempatan jabatan,” tambah Neta.

BACA JUGA :  Tahun 2018 Pembuhuhan Perempuan Makin Marak

Neta menerangkan, Ari Dono merupakan satu generasi dengan Syafruddin yaitu Akpol angkatan 1995.

Dengan diangkatnya Ari Dono, masyarakat akan percaya pada sistem kaderisasi di Polri.

“Jika ‘aksi lompat pagar’di biarkan terjadi di Polri, kader-kader kepolisian akan prustrasi dan mereka akan hilang harapan karena sistem kaderisasi tidak punya kejelasan,” terangnya.

Sebab, Wakapolri merupakan jabatan karir paling tinggi di kepolisian. Sedangkan jabatan Kapolri lebih bersifat politis dan menjadi hak prerogatif presiden. [far]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini