Bekas PM Malaysia, Najib Razak/Net

telusur.co.id – Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak akan dituntut di bawah tindakan pencucian uang pada hari Rabu sehubungan dengan skandal yang sedang berlangsung mengenai dana investasi negara 1MDB.

Najib, 65, dipanggil pada hari Selasa ke kantor Komisi Anti Korupsi Malaysia (MACC), di mana dia ditanyai selama sekitar 45 menit, seperti dilansir berita Reuters.com.

Badan antikorupsi mengeluarkan pernyataan segera setelah keberangkatan Najib dari kantor mereka mengatakan bahwa mantan perdana menteri akan dituntut di bawah tindakan anti pencucian uang.

“Dakwaan itu terkait dengan kasus SRC International,” kata pernyataan itu.

BACA JUGA :  Pembalap Malaysia Siap Bersaing di MotoGP

Dia membantah semua tuduhan dan dibebaskan dengan jaminan sehari setelah penangkapannya.

1MDB sedang diselidiki di setidaknya enam negara termasuk Singapura, Swiss dan Amerika Serikat.

Departemen Kehakiman AS telah mengatakan lebih dari $ 4 miliar disalahgunakan oleh pejabat tingkat tinggi dari dana dan rekan-rekan mereka. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini