Gedung KPK/Net

telusur.co.id- Komisi Pemberantasan Korupsi menilai bantahan yang dilakukan partai Golkar soal dugaan aliran dana dari proyek PLTU Riau-1 ke Munaslub, sah-sah saja.

Namun, KPK menegaskan Eni Maulani Saragih tersangka suap PLTU Riau, yang juga kader Golkar, sudah memberikan keterangan ke penyidik soal aliran dana tersebut. Karenanya, KPK nanti akan membuktikannya di pengadilan.

“Semua orang boleh menyanggah, boleh membantah, tapi nanti akhirnya di pembuktian. Karena si Eni sendiri ketika ditangkap yang bersangkutan menjabat bendahara untuk penyelenggara,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Kepulauan Seribu, Kamis (31/8/18).

BACA JUGA :  Bejat, Gadis 12 Tahun Di Perkosa Selama 7 Bulan Oleh 18 Lelaki

Baca juga: Soal Dugaan Aliran Dana Proyek PLTU ke Munaslub, Golkar Siap Diaudit

“Ya memang kita nggak bisa memisahkan uang Eni, karena yang nerima Eni. Digunakan untuk apa saja yang jelas dia bendahara dan yang bersangkutan sudah menyampaikan salah satunya digunakan untuk Munaslub,” sambung dia.

Baca juga: KPK Diminta Bongkar Tuntas Kader Golkar yang Tersandung Korupsi

Seperti diwartakan, mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Saragih sebelumnya membenarkan soal aliran dana senilai Rp2 miliar untuk Munaslub Golkar dari Johannes Kotjo. Dia juga telah mengembalikan duit Rp 500 juta kepada KPK.[tp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini