Net

telusur.co.id – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Surabaya, Nurul Amalia menegaskan caleg yang berstatus terperiksa maupun tersangka masih berhak maju dalam Pemilu Legislatif 2019.

Menurut dia, Bacaleg yang masih berstatus terperiksa di kejaksaan, kepolisian atau penegak hukum lainnya masih mempunyai hak yang sama dengan Bacaleg lainnya, sebelum ada keputusan hukum atau inkrah tetap dari pengadilan. “Selama belum berkekuatan hukum tetap, masih bisa lanjut,” katanya.

Dia berdalih, jika keputusannya itu sesuai dengan Keputusan KPU RI 961/PLO.01.4-Kpt/06/KPU/VII/2018 tentang Petunjuk Teknis Perbaikan, Penyusunan dan Penetapan Daftar Calon Sementara serta Penyusunan dan Penetapan Daftar Calon Tetap DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota.

BACA JUGA :  PRABOWO DAN KIBLAT BANGSA

Dalam Keputusan KPU tersebut disebutkan partai politik dapat melakukan penggantian terhadap bakal calon, jika yang bersangkutan telah ditetapkan sebagai terpidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.

Artinya, kata Nurul, meskipun bacaleg telah berstatus tersangka, masih tetap bisa melanjutkan karena dianggap belum berkekuatan hukum tetap. “Jadi, kalau masih tersangka berarti belum berkekuatan hukum tetap,” katanya. (ant)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini