telusur.co.id – Perbaikan dokumen bakal calon legislatif Partai Hanura ditolak, Komisi Pemilihan Umum. Penolakan lantaran ada syarat yang belum dipenuhi.

Kabar tersebut sebagaimana disampaikan Komisioner KPU, Hasyim. Asya’ri kepada wartawan, di Jakarta Kamis (2/8/18).

“Formulir pencalonan Partai Hanura, untuk perbaikan kami nyatakan TMS (Tidak Memenuhi Syarat),” kata dia.

Menurutnya, salah satu yang tidak dilengkapi Hanura yakni formulir B1 yang diserahkan tidak lengkap, dimana tidak ada foto dan alamat.

Setelah tahapan perbaikan yang berakhir pada 31 Juli 2018, partai politik tidak dapat mengajukan lagi perbaikan karena tahap selanjutnya adalah verifikasi yang dilakukan KPU.

BACA JUGA :  PDIP Tepis Isu Jokowi Becah Belah Koalisi PKS-Gerindra

KPU mempersilakan Partai Hanura mengajukan sengketa ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) apabila keberatan dengan penolakan dokumen perbaikan tersebut.

Hal itu, seperti Partai Bulan Bintang (PBB) yang sebelumnya ditolak oleh KPU, selanjutnya mengajukan sengketa ke Bawaslu yang akhirnya diselesaikan melalui mediasi. [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini