Apartemen Kalibata City/telusur

telusur.co.id – Pihak pengelola apartemen Kalibata City akan dilaporkan ke aparat kepolisian, lantaran malarang penghuninya memasang bendera merah putih jelang HUT ke-73 RI, pada hari ini, Jumat (17/8/18).

Adalah Komunitas Warga Kalibata City (KWKC) yang akan melaporkan pihak pengelola apartemen ke kepolisian.

Ketua KWKC Sandi Edison mengaku merasa geram atas tindakan petugas keamanan yang sewenang-wenang kepada warga. Pencopotan bendera Merah Putih tersebut menurutnya telah menyayat perasaan seluruh warga Tower Damar Apartemen Kalibata City.

“Itu pelanggaran, apa lagi dia sudah masuk ranah privasi warga. Kita di sini bayar,” kata Sandi.

Sandi mengatakan telah bertemu dengan badan pengelola apartemen tersebut, kendati begitu tidak menemukan titik temu yang dapat diterima sebagai alasan daripada pencopotan bendera Merah Putih tersebut. Menurutnya alasan pihak pengelola ketika itu menganggap pemasangan bendera tersebut menggangu estetika tidaklah masuk akal.

BACA JUGA :  Meriahkan HUT RI, Warga Puri Insani 2 GDC Depok Gelar Berbagai Perlombaan

“Kita udah ketemu tadi, tapi gak puas karena alasannya gak masuk akal. Bilangnya masalah estetika, tapi coba lihat masa jemuran boleh bendera merah putih dilarang,” pungkasnya.

Untuk diketahui sebelumnya beredar video yang merekam warga Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, mengamuk karena pengelola mencopot bendera Merah Putih yang mereka pasang di balkon.

Dalam video berdurasi 2 menit 46 detik itu, tampak seorang perempuan berkerudung yang kini diketahui bernama Nyimas Rachmadina nampak bersitegang dengan sejumlah satpam Kalibata City, karena tak rela bendera Indonesia yang telah dipasang di balkon apartemen dicopot paksa petugas.

BACA JUGA :  Ketua MPR Bacakan Naskah Proklamasi Kemerdekaan

Berkenaan dengan hal itu, Nyimas mengatakan secara kekeluargaan telah memaafkan petugas terkait. Kendati begitu dirinya akan terus memproses tuntas masalah ini.

Pengelola Apartemen Kalibata City membantah melarang pemasangan bendera Merah Putih dan mencopot bendera di salah satu unit penghuni. Pengelola hanya menyarankan agar bendera tidak dipasang di balkon dengan alasan tertentu.

General Manager Apartemen Kalibata City Ishak menjelaskan peristiwa yang sempat viral di media sosial itu terjadi di Tower Damar pada Kamis (16/8/18) siang. Bendera itu dipasang di balkon di unit lantai 12F.

“Kami bukan melarang, kan namanya (hunian) vertikal, jangan sampai ada apa pun di balkon untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Ishak. [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini