Azmi Syahputra:Foto Istimewa

telusur.co.id – Guna melatih keterampilan hukum mahasiswa, Universitas Bung Karno (UBK) menyelenggarakan pelatihan keterampilan hukum di Auditorium Kampus (UBK).  Acara ini diselenggarakan kerjasama Asosiasi Ilmuwan Praktisi Hukum Indonesia (Alpha) dan Fakultas Hukum UBK.

Ketua Alpha, Yovita Arie menyatakan bahwa perkembangan masyarakat yang semakin cepat memerlukan peningkatan sumber daya manusia yang baik karenanya diperlukan peningkatan kemampuan keilmuwan mahasiwa sebagai generasi penerus bangsa yang akan datang.

“Hukum sebagai produk sosial, dapat menjadi sebuah instrumen hukum atau hanya menjadi seperangkat pasal yang tercabik di keranjang sampah, sangatlah tergantung pada masyarakat sebagai subyek, pembuat dan pelaku hukum itu sendiri. Hukum harus implementatif, sinergi antara teori, asas, dan tataran praktis,” ujarnya, Senin.

BACA JUGA :  Back To Campus di FH UBK

Pelatihan keterampilan hukum ini diisi oleh narasumber dan mentor para ahli hukum dan praktisi hukum yang berkompeten antara lain Chairul Huda, Azmi Syahputra, Didik Suhariyanto, Firdaus, Teti Samosir, Kusnadi, Victor Santoso, Nur Hakim, Chrisbiantoro, dan Ita Novianti.

Azmi Syahputra selaku Ketua Program Studi Fakultas Hukum Universitas Bung Karno menyatakan pelatihan ini adalah upaya untuk menghantarkan mahasiswa menjadi sarjana hukum yang berkualitas, jujur dan objektif serta mencintai bangsa dan negaranya.

“Mahasiswa ini diharapkan untuk menjadi insan terpelajar dan beradab baik sebagai masyarakat akademik maupun praktisi di masyarakat,” ujar dia.

BACA JUGA :  Perkuat Wawasan Kebangsaan, Fakultas Hukum UBK Dirikan Klinik Hukum

Paradigma berhukum yang diusung dalam pelatihan ini adalah  menjadi sarjana hukum yang pancasilais, penegak nilai nilai kebangsaan yang tidak boleh lekang oleh waktu serta  punya komitmen yang kuat menjaga kehormatan hukum

Ditempat terpisah Dekan Fakultas Hukum, Daniel Panda menyatakan bahwa Fakultas hukum UBK semakin memperkuat atmosfir akademik, menyiapkan alumni-alumni yang siap berkompetisi di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan rangkaian wajib yang harus diikuti setiap mahasiswa sebelum lulus serta sebagai wujud implementasi dalam menjalankan Surat Keterangan Pendamping ijazah (SKPI),” tutupnya. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini