telusur.co.id- Tumbang secara beruntun di pertandingan awal musim Liga Inggris, membuat kursi kepelatihan Jose Mourinho di Manchester United (MU) digoyang. Setidaknya, posisi Mou masih aman hingga pekan depan.

Usai MU remuk dihantam Tottenham Hotspur 3-0 awal pekan ini, santer berhembus kabar pelatih asal Portugal itu bakal dipecat.

Dilansir dari Daily Mail, dalam rangka mengamankan posisi kepelatihan di The Red Devils, Mou masih punya kesempatan satu kali pertandingan.

Laga tandang melawan Burnley pada Minggu (2/9/18) adalah kesempatan bagi Mou membuktikan dirinya.

BACA JUGA :  Pogba Akui Hubunganya dengan Mo Sempat Retak

Baca juga: Setan Merah Kalah Lagi, Nasib MoU Terancam

Karenanya, Mou harus mendapatkan dukungan penuh dari publik Old Trafford agar bisa membawa kemenangan bagi “Setan Merah” lewat momentum yang baik di Burnley.

“Anda tidak berbicara tentang pemecatan pelatih, melainkan tetap menyemangati dan mendukungnya,” kata legenda MU Bryan Robson.

Baca juga: Mourinho Mulai Acuh dengan Awak Media

Seperti diketahui, kontrak bagi The Special One, julukan Mou, masih tersisa hingga 2020.

Jika klub memecatnya terlebih dahulu belum purna masa kontreak, maka MU harus mengeluarkan kompensasi besar buat pesangon.

BACA JUGA :  Mourinho Mulai Acuh dengan Awak Media

Disisi lain, para petingi The Red Devils juga tak ingin citra klub jadi jelek dianggap sebagai tim pemakan pelatih.

Namun, laga kontra Burnley nanti tentu akan menjadi tekanan bagi Mou. Kemenangan bagi MU adalah sesuatu yang tak bisa ditawar

“Kemenangan adalah kultur bagi Manchester United. Itulah mengapa akan ada banyak tekanan dari fans,” ungkap Robson.

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini