Repro

telusur.co.id – PT Lion Air Grop akan mempermudah pelaksanaan haji 2018. Hal itu, lantaran PT Lion Air Grop melakukan kerjasama dengan salah satu perusahaan internasional.

Demikian disampaikan Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi telusur.co.id Jumat (3/8/18).

“Lion Air mengucapkan terima kasih atas koordinasi dan kerjasama yang baik dengan mitra terkait, regulator, pengelola bandar udara, jasa ground handling dan berbagai pihak dalam membantu proses pelaksanaan penerbangan haji,” ucap dia.

Danang berharap, kerjasama kedua perusahaan dapat memberi nilai lebih khususnya dalam rangka mempermudah akses pelayanan jamaah haji menuju kota tujuan,” ucap dia.

“Lion Air grop berharap semua berjalan baik dalam kondisi yang normal dengan tetap mengutamakan faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan,” kata dia.

Sedangkan terkait pelayanan dikatakan Danang, Lion Air grop menghimbau seluruh jamaah haji tidak membawa barang berbahaya dan tidak menerima titipan barang dari orang lain ke dalam pesawat,

“Barang elektronika harus dilepas dari baterainya serta pengisi daya mandiri atau baterai portabel (powerbank) sesuai kriteria dari segi kapasitas yang boleh dibawa ke dalam kabin dan tidak diperbolehkan untuk digunakan selama penerbangan,” imbuh dia.

Diketahui, Lion Air mengoperasikan tiga Airbus A330-300 (440 kursi), dua Boeing 737-900ER (215 kursi) dan tiga Boeing 737 MAX 8 (180 kursi).

BACA JUGA :  Dirut Jasa Marga Bilang Keluarga Korban Lion Air JT 610 Dapat Santunan 50 Juta

Rata-rata pesawat tersebut berusia muda yang diproduksi pada 2015 – 2017. Seluruh pesawat itu pun telah menjalani perawatan intensif, dalam kondisi terbaik dan layak terbang.

Operasional ini didukung sumber daya manusia, terdiri 80 pilot, 200 awak kabin, 40 teknisi serta 20 petugas layanan darat (ground staff).

Lion Air menggunakan basis (home base) di Bandar Udara Internasional Raja Khalid, Riyadh (RUH) dan Bandar Udara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz, Madinah (MED).

Pelaksanaan penerbangan haji tahun ini, Lion Air melayani untuk kota asal pemberangkatan (emberkasi) dari beberapa negara di Asia, Timur Tengah dan Afrika dengan kota tujuan penurunan (debarkasi) Bandar Udara Internasional Raja Khalid, Riyadh (RUH); Bandar Udara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz, Madinah (MED); serta Bandar Udara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah (JED).

Berikut Informasi 13 embarkasi tujuan Jeddah dan Riyadh:

1. Bandar Udara Internasional Benazir Bhutto, Islamabad, Pakistan (ISB)

2. Bandar Udara Internasional Allama Iqbal, Lahore, Punjab, Pakistan (LHE)

3. Bandar Udara Internasional Queen Alia, Zizya Area, Amman, Yordania (AMM)

4. Bandar Udara Internasional Kuwait, Kuwait (KWI)

5. Bandar Udara Internasional Dubai, Uni Emirat Arab (DXB)

6. Bandar Udara Internasional Abha, ‘Asir, Saudi Arabia (ABH)

7. Bandar Udara Internasional Raja Fahd, Dammam, Saudi Arabia (DMM)

BACA JUGA :  Kelayakan Pesawat Bakal Diperiksa Tiga Pekan Sekali

8. Bandar Udara Internasional Pangeran Nayef bin Abdulaziz Gassim, Buraydah, Saudi Arabia (ELQ)

9. Bandar Udara Internasional Raja Abdullah Bin Abdulaziz, Gizan, Saudi Arabia (GIZ)

10. Bandar Udara Regional Pangeran Sultan bin Abdul Aziz, Tabuk, Saudi Arabia (TUU)

11. Bandar Udara Internasional Borg El Arab, Alexandria, Mesir (HBE)

12. Bandar Udara Internasional Sohag, Qesm Al Wahat Al Khargah, Sohag, Mesir (SHG)

13. Bandar Udara Internasional Khartoum, Sudan, Afrika (KRT)

Informasi 12 embarkasi tujuan Madinah dan Jeddah:

1. Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten (CGK)

2. Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia (KUL)

3. Bandar Udara Internasional Almaty, Kazakhstan (ALA)

4. Bandar Udara Regional Ta’if, Makkah Al Mukarramah Rd, At Taif Saudi Arabia (TIF)

5. Bandar Udara Internasional Kuwait, Kuwait (KWI)

6. Bandar Udara Internasional Lomé–Tokoin Gnassingbé Eyadéma, Lome, Togo, Afrika (LFW)

7. Bandar Udara Internasional Banjul, Yundum, Gambia, Afrika (BLJ)

8. Bandar Udara Internasional Nnamdi Azikiwe, Abuja, Nigeria, Afrika (ABV)

9. Bandar Udara Internasional Blaise Diagne, Senegal, Afrika (DSS)

10. Bandar Udara Internasional Ahmed Ben Bella Es-Sénia, Oran, Algeria, Afrika (ORN)

11. Bandar Udara Internasional Murtala Muhammed, Ikeja, Lagos, Nigeria, Afrika (LOS)

12. Bandar Udara Internasional Freetown, Lungi, Sierra Leone, Afrika (FNA).[far]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini