Rizal Ramli Mantan menteri Ekonomi RI.Foto:Istimewa

telusur.co.id – Pengamat Ekomomi, Rizal Ramli dalam akun twitternya menilai Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani selama ini membohongi publik. Pasalnya, pernyataan Menkeu terkait beratnya beban pemerintah di tahun depan lantaran hutang yang sudah Jatuh Tempo di 2019, berbeda dari pernyataan sebelumnya yang menyatakan keuangan pemerintah masih dalam batas aman.

“Lho kok baru ngaku? Piye toh? Jadi ngapain ngibul dan bantah-bantah selama ini Madamme Anomali?,” celoteh Rizal dalam akun twitter pribadinya @RamliRizal, Sabtu (18/8/18).

Seharusnya menurut Rizal, mantan direktur Bank Dunia itu tak perlu membantah kritik dan saran yang selalu dilontarkan dirinya selama ini.

BACA JUGA :  Rizal Ramli Tunggu Nyali Sri Mulyani untuk Debat Masalah Utang

Sebab, kritik itu merupakan peringatan agar pemerintah segera mengambil langkah cepat.

“Yang terjadi selalu dibantah oleh Menkeu dengan menyatakan utang Indonesia masih dalam batas aman,” kata Rizal..

Sebelumnya, dalam Konferensi Pers RAPBN 2019, di Media Center Asian Games 2018 Jakarta Convention Center (JCC), Kamis, (16 /8/18), Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui bahwa tahun depan pemerintah menghadapi tantangan cukup berat dalam mengelola anggaran karena utang jatuh tempo yang besar. Besar utang jatuh tempo yang harus dibayar pemerintah di tahun 2019 mencapai Rp 409 triliun.

BACA JUGA :  Pasar Modal Berumur 40 Tahun, Apa Sih Yang Diharapkan Sri Mulyani

“Tahun depan yang agak berat karena banyak utang masa lalu yang jatuh tempo cukup tinggi pada 2019,” ujar Sri Mulyani.[far]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini