Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera/foto: Net

telusur.co.id – Penyerahan susunan Tim Kampanye Nasional (TKN) oleh Partai Koalisi Pendukung Capres-Cawapres, Jokowi- Ma’ruf Amin ke KPU mendapat kritikan dari Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera.

Menurut dia, susunan itu menjadi sangat aneh. Sebab, ketua tim pemenangan masih kosong sedangkan semua kepengurusan sampai anggota sudah terisi penuh.

“Aneh semua lengkap sampai 150 nama tapi ketua nggak ada,” dalam keterangan yang diterima, Senin, (20/8/18).

Seharusnya dikatakan Anggota DPR RI, Ketua tim pemenangan diisi dahulu. karena, posisi itu merupakan posisi inti dari semua anggota yang telah disusun.

BACA JUGA :  Isu Prabowo Cawapres Jokowi Bentuk Ketakutan Pihak Lawan

Dimana, nantinya anggota yang sudah ditentukan posisi-posisinya bakal bergantung pada sang ketua tim pemenangan.

“Padahal bisa jadi IQ personal 120 tapi IQ komunal (kumpulan) bisa cuma 80 karena semua sangat tergantung ketua, ketua dan ketua,” imbuh dia.

Tak sampai disitu, pencetus hastag #GantiPresiden itu juga mengkritik keterlibatan dan peran beberapa menteri kabinet kerja yang masuk dalam susunan tersebut.

Menurutnya, dengan melibatkan para Menteri yang masih aktif dalam menjalankan tugas membantu Presiden mengelola negara bisa berdampak adanya konflik baik kepentingan di Pilpres maupun berpengaruh pada kinerja.

BACA JUGA :  KPU Tegaskan Tes Baca Al Quran Bukan Syarat Pencalonan

“Pelibatan Menteri dan pejabat negara perlu sama-sama dijaga etika dan peran di ruang publiknya. Akan lebih baik jika para menteri fokus pada pekerjaannya yang sudah berat,” ungkap dia.

Oleh karena itu, dirinya berharap para menteri yang dilibatkan untuk tetap menjaga kenetralan agar tidak menimbulkan kecurigaan kecurangan dalam Pilpres tahun Depan.

“Kita siap berkompetisi dengan fair dan elegan,” harap dia.[far]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini